SuperBram

Bawang Goreng Serbaguna

UMKM UNGGULAN DIY

Persahabatan Perempuan dan Alam

Perempuan petani tak pernah berpangku tangan. Di Srikayangan, Kulon Progo perempuan giat menanam, memelihara, dan mencari cara agar hasil panen terserap baik. Bawang merah, salah satu komoditas utama desa, awalnya sekadar digoreng dan dipasarkan secara tradisional.

 

Pendampingan Bank Indonesia Yogyakarta mulai 2016 membantu mereka memiliki gudang bibit, membuat pupuk organik, mendaftarkan bawang merah Srikayang sebagai varietas unggul lokal, dan mengolah bawang goreng berkualitas. Musyawarah digelar, semangat disatukan, dan lahirlah Superbram. Memanfaatkan 100% bawang merah yang mereka budidayakan mandiri, Kelompok Wanita Tani Putri Manunggal berhasil memberdayakan perempuan dan mempersembahkan bumbu khas Indonesia yang sehat dan ramah lingkungan. 

The women sat together, sharing their aspiration, holding hands to deliver their best product: ‘Superbram’ .

Produk

Bawang Goreng
Taburkan di atas nasi hangat, campurkan dalam kuah sup, atau kudap langsung; bawang goreng tak pernah gagal menerbitkan selera. Penyedap khas Nusantara ini membawa keajaiban dalam menimbulkan aroma dan rasa gurih khas. ‘Superbram’ yang dibuat dari bawang merah lokal ramah lingkungan diolah dengan higienis dengan dua kali penirisan. Hasilnya? Bawang goreng yang lebih, gurih, harum, dan tahan lama meski tanpa perasa dan pengawet artifisial. Persembahan terbaik untuk yang terkasih.
Bahan
Shallots, Salt.
Varian
Original, Crispy, Spicy
Berat Bersih
100 – 200 gr
Penyimpanan
5 Months
Harga
Rp25.000 — Rp45.000

Video

PRODUK SUPERBRAM

Pergiwatu Wetan RT 33 RW 17 Srikayangan, Sentolo, Kulon Progo