184

NATLOVERS

UMKM UNGGULAN DIY

JALAN MONDORAKAN, GANG SOKA NO. 54 KOTAGEDE, JAGALAN BANGUNTAPAN BANTUL

BERMAIN SERAT ALAMI, MENJALIN GURAT TRADISI

Hidup harmonis dengan alam. Idealisme itu sejak lama tumbuh subur dalam jiwa seni Anita Yan. Tahun 1998 ia berkenalan dengan
kerajinan tas berbahan serat alam yang kemudian ia geluti hingga sekarang. Sejak kecil Anita terbiasa membuat mainan sendiri, termasuk boneka dari lembaran perca. Benaknya dipenuhi imajinasi warna-warni, bentuk dan desain pernak-pernik. Kecintaannya pada hastakarya bernuansa etnik menuntun desainer ini untuk mendirikan Natlovers
Indonesia.

Sebagaimana nama yang dipilih (Natlovers, natural lovers), UMKM ini berkomitmen mengangkat kerajinan serat alam seperti mendong, agel, enceng gondok, dan gajih (serat kulit daun gebang) ke level internasional. Dikerjakan tangan sepenuhnya, tiap produk bernilai eksklusif karena tak ada yang serupa. Dongeng tentang keindahan alam dan budaya Jawa tertutur lewat tas dan boneka unik. Semuanya dapat dipersonalkan seturut keinginan pengguna. Kini, Natlovers Indonesia memberdayakan sejumlah perajin perempuan, termasuk yang berkebutuhan khusus (tuna runguwicara dan polio). Di tengah cita-citanya untuk mewariskan ingatan akan sosok “simbok” yang lekat dengan Jogja, Anita berharap perajin serat alam akan terus ada dan bahan bakunya lestari senantiasa.

Produk

Simbok Bapak

Di balik aplikasi boneka sarimbit tersimpan kearifan budaya Jawa. Tak sekadar memperkenalkan busana tradisional, jarit yang lekat pada Simbok dan Bapak pun ditata hingga saling melengkapi, layaknya suami dan isteri berbagi peran dan dukungan. Gandengan tangan menjadi cerminan harmoni dan keseimbangan. Lewat seri ini, Natlovers merekam keutamaan asah, asih, asuh ala orang tua Jawa.

Bahan Material
Body : Mendong fiber with natural dyes
Lining : Cotton
Handles : Vegetable leather
Dolls : Cotton, vintage batik, and wool yarn
Warna
• Black • Brown
• Dark Blue • Red
ukuran
Large : 27 x 30 x 14 cm (1.100 gr)
Small : 20 x 29 x 12 cm (500 gr)
Harga
Large : Rp950.000
Small : Rp850.000

Simbok Bapak Rajutan

Di atas rajutan serat gajih, senyum Simbok dan Bapak menularkan kegembiraan. Serat gajih berasal dari iratan kulit ari janur atau daun muda pohon gebang (sejenis palem). Dari ruas-ruas daun sepanjang 70-80 cm, kulit ari dilepasi, direbus dengan pewarna alam, dan dikeringkan. Setelahnya, ia disambung satu per satu dan dirajut menjadi tas. Rona cerah benang katun membuat tas ini manis dipandang dan disandang.

Bahan Material
Body : Natural fiber (gajih), natural dye
Lining : Cotton
Handles : Vegetable leather
Embroidery : Cotton yarn with synthetic dyes
Warna
• Black • Brown
• Dark Blue • Red
Harga
Rp900.000

Simbok Series

Sosok ‘Simbok’ berjarit dan kebaya laksana ikon tradisi Yogyakarta. Dalam gaya milenial, Simbok digambarkan bertandang ke kebun bunga tulip, menggendong hewan kesayangan, atau mendekap si kecil. Lewat seri ini, Natlovers menuang apresiasi pada perempuan yang menjaga tradisi.

Bahan Material
Body : Natural fiber (mendong) with natural dyes
Lining : Cotton
Handles : Vegetable leather braid
Dolls : Cotton, vintage batik, and wool yarn
Embroidery : Gajih yarn with synthetic dyes
Ukuran
27 x 24 x 13 cm (450 gr)
Varian
• Simbok among the flowers • Simbok carrying a cat
• Simbok with three cats • Simbok carrying a dog
• Simbok with her baby • Simbok and a bird
• Simbok and a rabbit
Harga
Rp750.000

Simbok 3 Kucing

Karya tiga dimensi Natlovers diawali dengan kemunculan seri So Sweet Dolls (Anita Dolly), yang menampilkan tiga perempuan dalam balutan kostum universal, kadang menyerupai tokoh dongeng Si Tudung Merah atau Alice in Wonderland. Tahun 2011, Natlovers tergugah mengangkat kekayaan identitas nusantara. Anita Dolly pun tampil dalam busana tradisional, terutama jarit dan
kebaya; salah satu upaya pelestarian budaya lewat hastakarya.

Bahan Material
Body : Natural fiber (mendong) with natural dyes
Lining : Cotton
Handles : Vegetable leather braid
Dolls : Cotton, vintage batik, and wool yarn
Embroidery : Gajih yarn with synthetic dyes
Ukuran
S – diameter 24 x tebal 10 cm (480 gr)
M – diameter 34 x tebal 10 cm (800 gr)
L – diameter 35 x tebal 13 cm (900 gr)
Varian
• Simbok among the flowers • Simbok carrying a cat
• Simbok with three cats • Simbok carrying a dog
• Simbok with her baby • Simbok and a bird
• Simbok and a rabbit
Harga
S : Rp1.050.000
M : Rp1.250.000
L : Rp1.450.000

Keluarga Simbok

Dari sawah, kisah rumput mengelana dan mendunia. Rumput Fimbristylis umbellaris yang dikeringkan menghasilkan mendong, serat alam yang dapat dianyam menjadi beragam fungsi; dari tikar, topi, hingga tas dan keranjang. Semakin sering dipakai, serat mendong justru kian kuat. Di tangan Natlovers, tas mendong pun disulap menjadi wadah cantik pembawa rupa-rupa barang harian. Tangguh di dalam, unik di luar, siapa yang tak terpesona?

Bahan 

Body : Natural fiber (mendong), natural dyes

Lining

: Cotton

Handles

: Vegetable leather braid

Embroidery

: Gajih yarn with synthetic dyes

 
Ukuran

23 x 29 x 15 cm (500 gr)

 
Varian
  • Blue delft
  • Colorfull
 
Harga

Rp950.000

 

Kebun Bunga

Seni blue delft yang kerap ditorehkan dalam keramik Cina dan Belanda menjadi inspirasi di balik seri Kebun Bunga. Koleksi ini istimewa karena merefleksikan ketekunan merebus benang gajih demi mendapatkan warna biru layaknya keramik klasik. Jika Anda suka tampil ceria, tenteng tas dengan corak yang lebih beraneka warna

Bahan Material
Body : Natural fiber (mendong), natural dyes
Lining : Cotton
Handles : Vegetable leather braid
Embroidery : Gajih yarn with synthetic dyes
Ukuran
30 x 35 x 18 cm (1.000 gr)
warna
• Monochrome
• Colorful
Harga
Rp1.500.000

Simbok Angkringan

Gebang tumbuh menyebar luas di Indonesia, Asia Tenggara, hingga Australia Utara. Batangnya tinggi menjulang dan daunnya berbentuk kipas. Sejak lama serat daunnya dimanfaatkan untuk bahan baku kerajinan
berbagai rupa. Tangan-tangan tekun perajin Natlovers menyambung helai demi helai serat daun gebang untuk dirajut dan disulami, melahirkan karya yang personal dan humanis. Menentengnya bak menuturkan beragam kisah berwarna yang tak habis diobrolkan dalam sepeminuman kopi, di gerobak angkringan khas kota pelajar.

Bahan
Body : Natural fiber (gajih) with natural dyes
Lining : Cotton
Handles : Vegetable leather braid
Dolls : Cotton, vintage batik, and wool yarn
Embroidery : Gajih yarn with synthetic dyes
Ukuran
27 x 42 x 15 cm (800 gr)
Harga
Rp1.000.000

Bucket Taman Burung

Seri ini lahir atas permintaan Taman Burung Bali untuk membuat cendera mata. Figur burung kakaktua macaw (Ara militaris) salah satu ikon unggas taman burung itu disulamkan di atas tas model bucket dengan benang serat gajih seluruhnya. Tas ini menjadi tanda mata Taman Burung Bali yang paling digemari wisatawan. Seperti kicauan burung, seri ini seolah mendongengkan merdunya kidung alam.

Bahan 
Body : Natural fiber (mendong), natural dyes
Lining : Cotton
Handles : Vegetable leather braid
Embroidery : Gajih yarn with synthetic dyes
Ukuran
28 x 25 cm (700 gr)
varian
• Handles natural beige
• Handles camel (light brown)
Harga
Rp1.300.000

Simbok Bapak Tugu Candi

Lewat sulaman benang, Simbok-Bapak ikon Natlovers bersanding dengan Tugu Jogja dan Candi Borobudur, ikon wisata sekaligus sejarah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Desain unik ini merupakan hasil kolaborasi Anita Yan dan putranya, Phanuel. Pilihan pas untuk tanda mata atau hadiah bagi yang tercinta.

Bahan 
Body : Natural fiber (water hyacinth) with natural dyes
Lining : Cotton
Handles : Vegetable leather braid
Embroidery : Gajih yarn with synthetic dyes
Ukuran
22 x 32 x 12 cm (700 gr)
warna
• Red
• Dark grees
• Black
Harga
Rp850.000

Sakura Series

Seri Sakura menandai kelahiran Natlovers dua puluh tahun silam. Sampai saat ini seri ini masih terus diproduksi sebagai bentuk apresiasi. Meski tampak serupa, kombinasi bentuk dan warna bunga yang dirajutkan di tepian tas tak akan pernah sama. Tekstur serat gajih yang diproses manual tak akan tertandingi. Dari hulu hingga hilir, karya ini menyuarakan jiwa dan ketekunan kerja dengan penuh cinta.

Bahan 
Body : Natural fiber (mendong), natural dyes
Lining : Cotton
Handles : Vegetable leather braid
Knitwork : Gajih yarn with synthetic dyes
Ukuran
Mendong : 23 x 29 x 15 cm (700 gr)
Agel M : dia. 20 x 20 cm (650 gr)
Agel L : dia. 25 x 25 cm (1.000 gr)
warna
MATERIAL HANDLES
• Mendong 
• White
• Agel 
• Red
• Green
Harga
Mendong : Rp850.000
Medium agel rope : Rp800.000
Large agel rope : Rp900.000
Jl. Tata Bumi Selatan No.107, Banyumeneng, Banyuraden, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55293 Indonesia