New Exotic

Innovative | Unique | Exclusive

UMKM UNGGULAN DIY

PERPADUAN TRADISI & INOVASI

Lewat harum malam cair, pola-pola amba dan titik yang digoreskan penuh perasaan, serta makna mendalam yang tertuang, batik membentuk kekayaan adiluhung yang membanggakan. Tahun 2009 UNESCO mengukuhkan batik sebagai Karya Agung Warisan Budaya Lisan dan Non-Bendawi Manusia.

 

Henni Setya pun tergugah untuk melestarikan dan mengembangkan salah satu teknik gambar kain tertua ini. Dengan bantuan sang kakak yang berprofesi sebagai perupa, pada 2012 Henni mantap menekuni jalan yang mulai terlupakan. Ia mendirikan New Exotic dengan tekad melahirkan wastra berkualitas premium dengan pewarna alam. Mengusung prinsip eksklusif, unik, dan inovatif, new Exotic menggali kembali motif-motif tradisional batik Nusantara sekaligus berkreasi mencipta citra baru, semuanya terinspirasi dari alam dan budaya Indonesia.

 

Henni pun mencari perempuan-perempuan pembatik di desa-desa sekitar Yogyakarta yang sebagian besar adalah petani. Selepas bekerja di sawah, mereka tuangkan kecintaan mereka pada seni leluhur lewat canting dan pola-pola. Semua dikerjakan dengan tangan, memakan waktu berbulan-bulan. Tangan-tangan tekun ini bergandeng dengan kreativitas New Exotic dan menjaga warisan Indonesia.

Penghargaan

Leading SMEs Bank Indonesia 2019

This amazing dedication goes hand in hand with New Exotic brilliant creativity; guarding Indonesian invaluable heirloom.

Produk

Baratayuda

Mahabharata. Epos dari India ini sejak lama memperkaya sastra Nusantara. Kisah ini menghadirkan dua wangsa bersepupu, Pandawa dan Korawa, yang akhirnya berhadapan dalam perang besar. Percakapan dua kesatria dari kubu yang berseteru menjadi gagasan utama pada gambar kain istimewa ini. Kenakan sebagai bawahan, resapi sifat-sifat ketangguhan dan belanegara layaknya kesatria.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga Dyes

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp4.000.000

Kembang Lotus

LATAR BALONGAN

Indah, tenang, mendamaikan. Tak heran lotus atau padma banyak dinobatkan sebagai simbol kemurahan hati dan ketenangan. Mengandung banyak manfaat mulai dari kesehatan hingga kecantikan, tanaman air ini tak habis-habisnya memberi inspirasi. Latar balongan yang tergali dari motif kotakkotak khas Bali menyiratkan keseimbangan hidup, gelap dan terang, baik dan buruk. Dipadankan dengan kebaya,  astra ini seakan mengingatkan kita untuk senantiasa menebar keindahan dan kebaikan di mana pun kita berada.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga Dyes

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp3.750.000

Kembang Desa

LATAR PANGOTAN

Perempuan Nusantara terkenal elok parasnya, anggun budinya, dan tangguh pribadinya. Warna merah dalam kain batik ini menyimbolkan karakter perempuan yang pantas menjadi panutan. Amati latar pangotan yang sangat detail, buah ketekunan dan kecermatan perempuan-perempuan pembatik penjaga budaya.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga Dyes

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp3.750.000

Elang Jawa

Elang jawa dianggap identik dengan sang garuda lambang negara. Sejak 1992 ia ditetapkan sebagai maskot satwa langka Indonesia. Merupakan fauna endemik pulau Jawa, kegagahan dan keanggunannya sungguh mempesona. New Exotic mengabadikan anggota ekosistem hutan hujan tropis ini demi mengabarkan pentingnya melestarikan lingkungan. Diperindah dengan motif klasik ‘kawung’, karya seni ini memancarkan kebebasan dan kepercayaan diri.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga Dyes

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp3.750.000

Tanah Leluhur

Batik bukan sekadar motif. Batik adalah kesatuan teknik, teknologi, seni, filosofi, dan tradisi. Ia merekam peradaban dan pengetahuan Nusantara, bertahan melintas zaman. “Tanah Leluhur” mengilustrasikan kekayaan tanah air; aneka tetumbuhan dan satwa mempesona. Keberagaman itu menjalin keindahan. Kebanggaan akan kebinekaan niscaya membuncah saat memandangnya.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga Dyes

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp3.500.000

Taman kupu

LATAR PANGOTAN

Kupu-kupu terbang gemulai. Sayapnya menebarkan keindahan, warna-warninya menyemarakkan suasana. Untuk acara santai di ruang terbuka, cita yang menampilkan pesona serangga cantik ini akan memancarkan keanggunan pemakainya. Eksklusivitas jelas terjamin karena batik tulis sangatlah personal. Dibuat dengan tangan, tak ada motif yang sama persis. Pewarna alami memperkuat keunikan. Hijau cemerlang pada citra ini misalnya, berasal dari campuran soga dan daun pandan yang tak akan tepat terulang.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga Dyes

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp3.500.000

Cendrawasih

LATAR Parang

Parang merupakan salah satu motif batik tertua khas kerajaan Mataram. Motif ini berbentuk seperti huruf ‘s’, menjalin tanpa putus, menurun dari tinggi ke rendah secara diagonal. Seperti ombak yang terus mengalun, ia menyerukan semangat pantang menyerah dan harapan akan keberlanjutan. Menjadi latar bagi cendrawasih, si burung eksotis dari Indonesia timur, motif ini akan memancarkan keanggunan, kewibawaan dan semangat Anda untuk berkarya.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga Dyes

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp3.500.000

Sekar Kawung

Kawung konon merupakan motif batik tertua khas Jawa. Berbentuk bulat seperti kawung (buah aren) yang ditata mengarah ke empat penjuru mata angin, bentuk ini menyimbolkan pengendalian diri. Pusatnya bisa diartikan sebagai asal muasal tempat kita akan senantiasa kembali setelah berkelana ke berbagai penjuru bumi. New Exotic memadukan bidang geometris ini dengan motif dekoratif warna biru yang dihasilkan oleh tumbuhan indigo. Sebagai atasan atau bawahan, kain ini sangat pas dikenakan dalam acara resmi atau resepsi.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

 

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga and

Indigo Dyes

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp3.500.000

Dewangga

Nusantara memiliki kekayaan teknik gambar dan pewarnaan kain tradisional yang sangat beragam. Di Jawa, yang paling populer adalah menorehkan malam (lilin) leleh dengan canting untuk menutup bagian yang tak ingin diwarnai. Untuk mendapatkan warna tertentu, kadang proses ini diulang beberapa kali, disebut dengan metode ‘buka tutup’. Tentulebih rumit dan butuh keterampilan tinggi, namun hasilnya sangat sepadan. Contohnya adalah warna pekat pada wastra ini. Teknik buka tutup menggabungkan indigo sebagai warna dasar dengan tiga inti warna soga. Hasilnya? Hijau gelap yang sangat pas sebagai latar sang Dewangga —naga suci pembawa keberuntungan.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga and

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp3.000.000

Sekar Parang Kawung

Soga (Peltophorum pterocarpum) adalah tanaman pemberi warna utama pada batik-batik Jawa. Pepagan atau kulit kayu terluar tumbuhan ini menghasilkan warna cokelat kuning khas. Tumbuhan lain yang juga sering dimanfaatkan adalah indigo, kulit manggis, dan jolawe. Perpaduan antara tetumbuhan itu akan menjelma menjadi warna-warni alami yang unik dan kadang menjadi kejutan karena karakternya yang tidak eksak seperti pewarna pabrikan. Warna kalem dan lembut pada Sekar Parang Kawung ini, contohnya, merupakan hasil kombinasi jolawe dan indigo. Selain memiliki filosofi yang tinggi, batik juga mengajarkan kita untuk selalu berpadu. Dengan sesama, dengan alam, dan dengan budaya.

Bahan

Primisima Cotton
“Kereta Kencana”

Teknik

batik tulis
hand drawn batik

Pewarnaan

Java Soga and

Ukuran

250 x 110 cm

Harga

Rp2.500.000

Video

PRODUK NEW EXOTIC

NEW EXOTIC

Demangan Kidul GK-1 no.3, Daerah Istimewa Yogyakarta Indonesia 55221